Kajian #alhijri Membahas Surat Al Hajj (22) ayat 8-10

Diantara ciri ulil albab adalah memadukan dzikir dengan pikir (QS 3:190-191). Dzikir itu alat utk mendekatkan diri pada Allah. Allah tidak bisa didekati dengan "berpikir". Manusia tidak akan sanggup memikirkan zat-Nya. Tetapi terhadap ayat-ayatNya, kita diperintahkan untuk berpikir. Tetapi berpikir yg dilandasi dzikir itu yg akan membawa pada kebaikan. 

Namun dalam kehidupan, selalu ada kelompok orang yg menolak kebenaran, meski tanpa alasan. Semua akan menghadapi resiko. Jangan dikira bahwa orang-orang yang membawa bendera kebatilan tidak berkorban. Mereka mengorbankan harta dan sebagainya untuk kebatilan. Karena itu, kita jangan mengeluh dalam berjuang dan berdakwah di jalan-Nya. Jgn sampai pengorbanan kita dalam kebaikan dikalahkan mereka. 

Dalam Qs 8:72 para pembela kebatilan dan kemaksiatan juga berkorban, dengan harta dan segala kekuatan yang mereka miliki. Makanya kita tidak boleh diam, tidak berbuat apa-apa. Dalam dakwah itu kita harus jadi pemain yg aktif. Jangan jadi penonton dalam dakwah. 

Ada 3 penyebab mengapa orang menentang ajaran Allah. Pertama, ia tidak mau belajar tentang agama dengan baik dan benar. Orang yang tidak mau belajar, tidak akan mendapatkan hidayah dari Allah. Kedua, ia tidak mau mendengar dan berpikir terhadap ciptaan Allah. Ketiga, karena kesombongannya. Kesombongan akan menutup hidayah dari Allah sehingga ia menjadi penentang kebenaran. 

Dalam Qs 67:10, Allah menegaskan bahwa orang-orang celaka dalam hidupnya karena mereka tidak mau mendengar dan tidak berpikir terhadap ajaran Allah. Karena itu, banyak-banyaklah mendengar nasehat kebaikan dan senantiasa memikirkan tanda-tanda kekuasaan-Nya. Insya Allah akan menjadi orang-orang yang selamat. 

Demikian live tweet singkat kajian #alhijri pagi ini :) 
Irfan Syauqi Beik
irfan_beik Irfan Syauqi Beik

Related posts:

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Terimakasih atas kunjungan anda.